SAVE THE EARTH

www.suryasastrawan.com

Lebih baik sadar dari pada sabar.

Jika ada pepatah yang mengatakan “orang sabar disayang Tuhan”, maka itu tandanya kita diajarkan untuk mengedepankan kesabaran dalam menjalani hidup yang merupakan anugrah Tuhan ini. Tapi pernahkah anda mendengar kata-kata “suatu saat dia akan sadar”?. Sadar dan Sabar hanya berbeda satu huruf tapi menimbulkan sejuta makna berbeda (alay.com). Dan jika dilanjutkan lagi maka anda akan sudah pasti pernah mendengar kata-kata “sabar itu ada batasnya”, tapi pernahkah anda mendengar kata-kata “sadar itu ada batasnya”?. Saya sendiri tidak pernah mendengarnya, jika boleh lah saya mengulas sedikit dari makna kedua kata ini, maka akan saya uraikan sebagai berikut..

Sabar bagi saya adalah sebuah sikap yang mengedepankan toleransi lebih terhadap suatu kondisi yang dihadapi seseorang atau toleransi lebih terhadap sikap orang lain terhadap seseorang. Sabar itu tidak gampang, karena menurut saya sabar itu sebenarnya adalah sikap yang melawan kondisi psikologis sebenarnya. Contoh jika seseorang mengatai anda dengan hal-hal yang buruk, fitnahan atau perlakuan tidak baik lainnya dan anda merasa tersinggung namun memilih sikap diam, tidak menanggapi dan tidak mendengarkan omongan orang tersebut maka anda tergolong orang yang sabar. Bisa kita lihat dalam kondisi itu kita melawan kondisi psikologis kita yang tersinggung oleh perkataan orang. Itu namanya sabar, jika terus menerus anda mendapat perlakuan tersebut dan pada suatu titik waktu tertentu anda tidak bisa menahan kondisi psikologis anda, kemudian kondisi reaktif muncul untuk melawan sikap orang lain tersebut, baik dengan memaki balik, memfitnah balik atau mungkin datang kemudian menghajar orang tersebut, maka disinilah titik dimana kesabaran anda itu habis. Tingkatan kesabaran tiap-tiap orang berbeda-beda, sangat tergantung pada orangnya dan juga kondisi yang menguji kesabarannya. Kesabaran mungkin cepat habis ketika menghadapi “godaan” dari orang perorang ketimbang kesbaran untuk menjalani usaha atau pekerjaan yang ujungnya akan mengahsilkan uang.

Sementara sadar menurut saya adalah kondisi dimana pikiran kita berada pada fase pemahaman yang mendalam bahkan hingga ke tingkat dasar dari situasi dan kondisi yang dihadapi. Kondisi sadar ini berlangsung tanpa pergolakan, tanpa melawan kondisi psikologis yang sedang berlangsung karena sadar merupakan kondisi yang sejalan dengan psikologis kita. Sadar mungkin bisa dikatakan sebagai kesabaran yang lebih sempurna dan tidak memiliki batasan. Sekali kita menyadari sesuatu maka kita akan terus mengetahuinya. Jika anda menghadapi situasi dimana ada orang yang selalu berusaha membuat anda susah dan kesal, kemudian anda berada dalam posisi sadar, menyadari penuh bahwa orang tersebut hanyalah orang yang tidak beruntung dan iri kepada anda, selanjutnya anda juga menyadari bahwa melawan dan menjatuhkan orang tersebut tidak lebih bermanfaat daripada melanjutkan hidup anda demi anda dan keluarga, maka anda akan tenang tanpa pergolakan emosi. Inilah namanya sadar. Orang yang berlaku buruk kepada anda akan semakin terbakar semangat dan emosi karena anda tenang-tenang saja melanjutkan hidup meskipun bertubi-tubi diganggu oleh orang tersebut, orang ini akan menghadapi satu dari dua kemungkinan ini, pertama dia akan jatuh dan stress karena tujuannya tidak tercapai, menandakan kesabarannya habis untuk menunggu hidup anda hancur. Kedua mungkin dia akan sadar seperti anda, menyadari bahwa perbuatannya tidak baik dan tidak bermanfaat bagi siapapun.

Dari ulasan pribadi saya diatas, tentu sabar itu disayang Tuhan tapi menurut saya lebih baik sadar daripada sekedar sabar. Karena sabar itu ada batasnya.

Joomla Plugin

 

 

Save The Animals